Laman

Jumat, 08 Maret 2013

Topologi Jaringan Komputer

Topologi Pada Jaringan Komputer

   Topologi jaringan merupakan gambaran pola hubungan antara komponen – komponen jaringan, yang meliputi komputer server, komputer client/ workstation, hub/swith, pengkabelan dan komponen jaringan yang lain. Terdapat beberapa topologi jaringan yang dapat di sesuaikan dengan kondisi di lapangan.

a. Topologi Bus
 Topologi Bus merupakan topologi yang menghubungkan beberapa komputer ke sebuah kabel dengan beberapa terminal.

Topologi ini memiliki karakteristik sebagai berikut:
1. Merupakan satu kabel yang kedua ujung nya ditutup, dimana sepanjang kabel terdapatnode-node.
2. Umum digunakan karena sederhana dalam instalasi.
3. Signal melewati kabel dalam dua arah dan mungkin terjadi collision.
4. Problem terbesar pada saat kabel putus. Jika salah satu segmen kabel putus, maka seluruh jaringan akan terhenti.

 Gambar. Topologi BUS
b. Topologi Ring
Merupakan topologi yang menghubungkan beberapa komputer dengan membentuk sebuah lingkaran.

Topologi ini mempuyai karakteristik sebagai berikut:
1. Lingkaran tertutup yang berisi node-node sederhana dalam layout
2. Signal mengalir dalam satu arah, sehingga dapat menghindarkan terjadinya collision (dua paket data bercampur), sehingga memungkinkan pergerakan data yang cepat dan collision detection yang lebih sederhana
3. Problem: sama dengan topologi bus
4 biasanya topologi ring tidak dibuat secara fisik melainkan direalisasikan dengan sebuah consentrator dan kelihatan seperti topologi star.

Gambar. Topologi Ring

c. Topologi Token Ring
Topologi Token Ring merupakan penyempurnaan dari topologi Ring. Pada topologi ini Collions (pertumbukan antar pengiriman data) dapat dicegah. Pada topologi token ring kabel dibuat melingkar dan akan dipasang beberapa konektor untuk menghubungkan dengan masing – masing komputer.

Gambar. Topologi Token Ring
d. Topologi Star
Topologi Star merupakan topologi yang menghubungkan beberapa komputer dengan menggunakan perangkat hub atau switch. Perangkat ini berfungsi sebagai pengontrol dari semua komputer yang terhubung dalam jaringan. 
Karakteristik Topologi Star:
1. Setiap node berkomunikasi langsung dengan central node, traffic data mengalir dari node ke central node dan kembali lagi.
2. mudah dikembangkan, karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsung terhubung ke central node
3. keunggulan : jika satu kabel node terputus yang lainnya tidak terganggu.
4. Dapat digunakan kabel yang “lower grade” karena hanya menghandel satu traffic node, biasanya digunakan kabel UTP.

Gambar. Topologi Star
e. Topologi Tree
Jaringan dengan topologi tree merupakan paduan jaringan bertopologi bus dan jaringan bertopologi star. Topologi ini memungkinkan pengembangan jaringan yang telah ada.

Keuntungan topologi tree ini adalah:
1. Instalasi jaringan dari titik ke titik pada masing – masing segmen.
2. Didukung oleh banyak hardware dan software.

Kekurangan topologi tree, yaitu:
1. Panjang segmen dibatasi oleh tipe kabel yang digunakan.
2. Jika jaringan utama rusak, maka keseluruhan segmen ikut rusak.
3. Sulit dikonfigurasi, termasuk sistem pengkabelannya.
Gambar. Topologi Tree